Kisah Buyung...
Tak seperti sinetron yang diceritakan pada awalnya duka dan berakhir dengan kebahagiaan, lain halnya dengan cerita buyung. Dia akan mempertahankan sedikit loyalitasnya, cinta, sayang, dan harapannya hanya untuk Bunga semata. Tak perduli omongan dan cibiran orang tapi keyakinan dan prinsipnya jelas, bukan untuk pembuktian kepada Bunga atau keluarganya atau mungkin kepada orang lain. Tapi pembuktian didirinya sendiri Buyung SETIA.
Mungkin tak mudah mengembalikan kepercayaan Bunga kepada Buyung, apalagi dengan keluarga Bunga yang serba lebih, dari pada keluarga Buyung yang tak memiliki apapun.
Dengan status Buyung yang mempunyai anak, sulit sekali memasuki keluarga berada dengan anak gadisnya yang masih muda belia, ditambah dengan pekerjaan Buyung yang kurang bisa untuk menopang hidup.
Buyungpun hanya bisa berdoa semoga Bunga bahagia dengan pria manapun dan kebahagiaan selalu menyertai, dan dia akan selalu setia sampai nafas terakhir yang dia hembuskan.
Kesetiaan yang mungkin hanya tertebus bukan dengan kata-kata...
Ketakutan yang dirasakan Bunga karena mungkin saja dia korban selanjutnya ?!
Atau mungkin suatu saat dia pasti akan ditinggalkan oleh Buyung seperti mantannya dahulu?!
Bunga tak mau ambil kompromi dengan semua....dia hembaskan dan hapus masa lalunya yang kelam, Bungapun memberikan kata putus lewat sms.
Makasih mas buat smuanya ya... Maaf klo aku ada slh ya? Smpe dsni aja kitanya.Biar kita jd tmen yg baik aja.God Luck! :)Buyungpun bergetar hebat, dia bingung...,tak tahu harus berkata dan berbuat apa, karena sifat Buyung yang pendiam, dengan kediamannya dia merangkai semua getir pahit cintanya dalam kesedihan yang mendalam.
Tiap malam berganti, dalam tiap lamunannya menangis tersedu dia di peraduannya. Buyung gelisah alang kepalang, disaat Istrinya inginkan cerai seperti yang dia dan Bunga inginkan, tapi kenyataanya Buyung kehilangan keduanya...ya?! keduanya. Baik anaknya dan Bunga telah pergi.
Kenyataan mungkin menyakitinya, tapi kebohongan Buyung yang membunuh cinta Bunga. Kebohongan dan ketidak jujuran Buyung dikarenakan cerita masa lalu tentang Uli yang harus dikubur dalam-dalam.
Seperti yang dulu Buyung pernah bilang ke Bunga dan sering Bungapun mengatakan hal yang sama..
" kita tinggalkan masa lalu jauh dibelakang dan kita lihat saat ini dan masa depan kita. "
Buyungpun hari demi hari meratapi akan yang terjadi, tapi takdir berkata lain. Merekapun berpisah tanpa kata yang hanya terwakili dengan pesan singkat di handphone.
0 comments:
Post a Comment