Thursday, May 27, 2010


Truth....

[ending story kisah Buyung,Air mata Fani...dan kegundahan Buyung dan cerita uli ]
Sebuah pertanyaan dan jawaban jujur dari Buyung..dengan gaya bahasaku sendiri.

Apa yang sebenarnya yang dicari oleh Buyung?
Buyung tak ingin sesumbar dan merasa bahwa pembenaran ada dipihaknya. Karena Buyung tidak mencari siapa yang salah dan benar. Karena dia sudah tahu bahwa dialah kunci dari kesalahan ini.

Apa yang dilakukan Buyung kemudian?
Menerima dan merelakan semuanya.

Bagaimana dengan Bunga?
Bunga telah pergi meninggalkan dan melupakan segala tentang Buyung, dan berteman dengan Fani. Buyung adalah masa lalu yang kelam yang berusaha dilupakan oleh Bunga.

Bagaimana dengan Fani?
Fani tidak akan pernah percaya lagi dengan Buyung, segala omongan Buyung bohong semata. Fani akan meninggalkan Buyung selamanya dan membawa buah hati mereka.

Harapan Buyung?
Hanya mempunyai kembali cintanya, mewujudkan impian.

Harapan Bunga?
Melepaskan diri dari segala kebohongan Buyung dan melupakan secuil kisah dengannya.

Harapan Fani?
Kembali membentuk keluarga seperti normal adanya. Perubahan ada di diri Buyung sendiri bukan orang lain. (mungkinkah? kembali)

Siapa yang salah Buyung, Bunga, atau Fani?
Walaupun jelas terlihat salah ada di Buyung yang menduakan cinta atau selingkuh lebih tepatnya. Tapi yang benar-benar bersalah adalah cinta itu sendiri. Kenapa demikian karena cinta itu datang tanpa kita undang, secara tiba-tiba, dan Buyung bukan seorang Alim, dia hanya manusia biasa yang tidak bisa menghindar dari cupit yang telah melepaskan busur asmaranya tepat didada Bunga.

Kisah selanjutnya?
Semua tergantung kepada Buyung, apakah dia akan menebus semua kesalahannya dengan mengabdikan dirinya kepada Fani seumur hidupnya, dengan kondisi Fani tidak percaya lagi dan Buyung tidak cinta. Tapi Buyung tidak kehilangan anaknya untuk selamanya.
Atau Buyung melepaskan semuanya dan hidup sendiri sampai akhir hayatnya. Bukan karena untuk orang lain tapi pembuktian pada diri Buyung sendiri bahwa dia setia dengan Bunga one heart one soul.



note:
Ini Bukan sinetron dan ini bukan karangan oleh saya pribadi, ini adalah kisah romansa yang nyata ada di sekitar kita...maka olehnya ini semua menjadi cinta abadi yang terluka.




0 comments: